{"id":211,"date":"2016-11-06T13:06:10","date_gmt":"2016-11-06T13:06:10","guid":{"rendered":"http:\/\/lutfialfandra.my.id\/?p=211"},"modified":"2020-05-07T06:46:32","modified_gmt":"2020-05-07T06:46:32","slug":"beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/","title":{"rendered":"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p>Allah adalah Dzat Yang Maha Adil. Dia akan memberikan kepada orang-orang yang beriman seorang pemimin yang arif dan bijaksana. Sebaliknya Dia akan menjadikan bagi rakyat yang durhaka seorang pemimpin yang dhalim.<\/p>\n<p>Maka jika terjadi pada suatu masyarakat seorang pemimpin yang dhalim, sesungguhnya kedhaliman tersebut dimulai dari rakyatnya. Meskipun demikian apabila rakyat dipimpin oleh seorang penguasa yang melakukan kemaksiatan dan penyelisihan (terhadap syariat) yang tidak mengakibatkan dia kufur dan keluar dari Islam maka tetap wajib bagi rakyat untuk menasihati dengan cara yang sesuai dengan syariat.<\/p>\n<p>Bukan dengan ucapan yang kasar lalu dilontarkan di tempat-tempat umum apalagi menyebarkan dan membuka aib pemerintah yang semua ini dapat menimbulkan fitnah yang lebih besar lagi dari permasalahan yang mereka tuntut.<\/p>\n<p>Adapun dasar memberikan nasihat kepada pemerintah dengan sembunyi-sembunyi adalah hadits Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wa Sallam :<\/p>\n<p>\u201cBarangsiapa yang hendak menasihati pemerintah dengan suatu perkara maka janganlah ia tampakkan di khalayak ramai. Akan tetapi hendaklah ia mengambil tangan penguasa (raja) dengan empat mata. Jika ia menerima maka itu (yang diinginkan) dan kalau tidak, maka sungguh ia telah menyampaikan nasihat kepadanya. Dosa bagi dia dan pahala baginya (orang yang menasihati).\u201d<\/p>\n<p>Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Al Khaitsami dalam Al Majma\u2019 5\/229, Ibnu Abi Ashim dalam As Sunnah 2\/522, Abu Nu\u2019aim dalam Ma\u2019rifatus Shahabah 2\/121. Riwayat ini banyak yang mendukungnya sehingga hadits ini kedudukannya shahih bukan hasan apalagi dlaif sebagaimana sebagian ulama mengatakannya. Demikian keterangan Syaikh Abdullah bin Barjas bin Nashir Ali Abdul Karim (lihat Muamalatul Hukam fi Dlauil Kitab Was Sunnah halaman 54).<\/p>\n<p>Dan Syaikh Al Albani menshahihkannya dalam Dzilalul Jannah fi Takhriji Sunnah 2\/521-522. Hadits ini adalah pokok dasar dalam menasihati pemerintah. Orang yang menasihati jika sudah melaksanakan cara ini maka dia telah berlepas diri (dari dosa) dan pertanggungjawaban. Demikian dijelaskan oleh Syaikh Abdullah bin Barjas.<\/p>\n<p>Bertolak dari hadits yang agung ini, para ulama Salaf berkata dan berbuat sesuai dengan kandungannya. Di antara mereka adalah Imam As Syaukani yang berkata : \u201cBagi orang-orang yang hendak menasihati imam (pemimpin) dalam beberapa masalah \u2013lantaran pemimpin itu telah berbuat salah\u2013 seharusnya ia tidak menampakkan kata-kata yang jelek di depan khalayak ramai.<\/p>\n<p>Tetapi sebagaimana dalam hadits di atas bahwa seorang tadi mengambil tangan imam dan berbicara empat mata dengannya kemudian menasihatinya tanpa merendahkan penguasa yang ditunjuk Allah. Kami telah menyebutkan pada awal kitab As Sair : Bahwasanya tidak boleh memberontak terhadap pemimpin walaupun kedhalimannya sampai puncak kedhaliman apapun, selama mereka menegakkan shalat dan tidak terlihat kekufuran yang nyata dari mereka. Hadits-hadits dalam masalah ini mutawatir.<\/p>\n<p>Akan tetapi wajib bagi makmur (rakyat) mentaati imam (pemimpin) dalam ketaatan kepada Allah dan tidak mentaatinya dalam maksiat kepada Allah. Karena sesungguhnya tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta\u2019ala.\u201d (As Sailul Jarar 4\/556)<\/p>\n<p>Imam Tirmidzi membawakan sanadnya sampai ke Ziyad bin Kusaib Al Adawi. Beliau berkata : \u201cAku di samping Abu Bakrah berada di bawah mimbar Ibnu Amir. Sementara itu Ibnu Amir tengah berkhutbah dengan mengenakan pakaian tipis. Maka Abu Bilal[3] berkata : \u201cLihatlah pemimpin kita, dia memakai pakaian orang fasik.\u201d<\/p>\n<p>Lantas Abu Bakrah berkata : \u201cDiam kamu! Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wa Sallam bersabda : \u2018Barangsiapa yang menghina (merendahkan) penguasa yang ditunjuk Allah di muka bumi maka Allah akan menghinakannya.\u2019 \u201d (Sunan At Tirmidzi nomor 2224)<\/p>\n<p>Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjelaskan tata cara menasihati seorang pemimpin sebagaimana yang dikatakan oleh Imam As Syaukani sampai pada perkataannya : \u201c \u2026 sesungguhnya menyelisihi pemimpin dalam perkara yang bukan prinsip dalam agama dengan terang-terangan dan mengingkarinya di perkumpulan-perkumpulan masjid, selebaran-selebaran, tempat-tempat kajian, dan sebagainya, itu semua sama sekali bukan tata cara menasihati. Oleh karena itu jangan engkau tertipu dengan orang yang melakukannya walaupun timbul dari niat yang baik. Hal itu menyelisihi cara Salafus Shalih yang harus diikuti. Semoga Allah memberi hidayah padamu.\u201d (Maqasidul Islam halaman 395)<\/p>\n<p>Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid bahwasanya beliau ditanya : \u201cMengapa engkau tidak menghadap Utsman untuk menasihatinya?\u201d Maka jawab beliau : \u201cApakah kalian berpendapat semua nasihatku kepadanya harus diperdengarkan kepada kalian? Demi Allah, sungguh aku telah menasihatinya hanya antara aku dan dia. Dan aku tidak ingin menjadi orang pertama yang membuka pintu (fitnah) ini.\u201d (HR. Bukhari 6\/330 dan 13\/48 Fathul Bari dan Muslim dalam Shahih-nya 4\/2290)<\/p>\n<p>Syaikh Al Albani mengomentari riwayat ini dengan ucapannya : \u201cYang beliau (Usamah bin Zaid) maksudkan adalah (tidak melakukannya, pent.) terang-terangan di hadapan khalayak ramai dalam mengingkari pemerintah. Karena pengingkaran terang-terangan bisa berakibat yang sangat mengkhawatirkan. Sebagaimana pengingkaran secara terang-terangan kepada Utsman mengakibatkan kematian beliau[4].\u201d<\/p>\n<p>Demikian metode atau manhaj Salaf dalam amar ma\u2019ruf nahi mungkar kepada pemerintah atau orang yang mempunyai kekuasaan. Dengan demikian batallah manhaj Khawarij yang mengatakan bahwa demonstrasi termasuk cara untuk berdakwah sebagaimana yang dianggap oleh Abdurrahman Abdul Khaliq.<\/p>\n<p>Manhaj Khawarij ini menjadi salah satu sebab jeleknya sifat orang-orang Khawarij. Sebagaimana dalam riwayat Said bin Jahm beliau berkata : \u201cAku datang ke Abdullah bin Abu Aufa, beliau matanya buta, maka aku ucapkan salam.\u201d<\/p>\n<p>Beliau bertanya kepadaku : \u201cSiapa engkau?\u201d \u201cSaid bin Jahman,\u201d jawabku. Beliau bertanya : \u201cKenapa ayahmu?\u201d Aku katakan : \u201cAl Azariqah[5] telah membunuhnya.\u201d Beliau berkata : \u201cSemoga Allah melaknat Al Azariqah, semoga Allah melaknat Al Azariqah. Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wa Sallam mengatakan bahwa mereka anjing-anjing neraka.\u201d Aku bertanya : \u201c(Yang dilaknat sebagai anjing-anjing neraka) Al Azariqah saja atau Khawarij semuanya?\u201d Beliau menjawab : \u201cYa, Khawarij semuanya.\u201d Aku katakan : \u201cTetapi sesungguhnya pemerintah (telah) berbuat kedhaliman kepada rakyatnya.\u201d Maka beliau mengambil tanganku dan memegangnya dengan sangat kuat, kemudian berkata : \u201cCelaka engkau wahai Ibnu Jahman, wajib atasmu berpegang dengan sawadul a\u2019dham, wajib atasmu untuk berpegang dengan sawadul a\u2019dham. Jika engkau ingin pemerintah mau mendengar nasehatmu maka datangilah dan khabarkan apa yang engkau ketahui. Itu kalau dia menerima, kalau tidak, tinggalkan! Sesungguhnya engkau tidak lebih tahu darinya.\u201d (HR. Ahmad dalam Musnad-nya 4\/383)<\/p>\n<p>Dan masih banyak lagi hadits-hadits mengenai celaan Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wa Sallam terhadap orang-orang Khawarij sebagai anjing-anjing neraka karena perbuatan mereka sebagaimana telah dijelaskan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, bagi seorang Muslim yang masih mempunyai akal sehat, tidak mungkin dia akan rela dirinya terjatuh pada jurang kenistaan seperti yang digambarkan oleh Rasulullah Shallallahu \u2018Alaihi Wa Sallam (sebagai anjing-anjing neraka). Maka wajib bagi kita apabila hendak menasehati pemerintah, hendaklah dengan metode Salaf yang jelas menghasilkan akibat yang lebih baik dan tidak menimbulkan bentrokan fisik antara rakyat (demonstran) dengan aparat pemerintah yang akhirnya membawa kerugian di kedua belah pihak atau munculnya tindak anarki.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Allah adalah Dzat Yang Maha Adil. Dia akan memberikan kepada orang-orang yang beriman seorang pemimin yang arif dan bijaksana. Sebaliknya Dia akan menjadikan bagi rakyat yang durhaka seorang pemimpin yang&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2027,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[275],"tags":[],"class_list":["post-211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-dan-doa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Allah adalah Dzat Yang Maha Adil. Dia akan memberikan kepada orang-orang yang beriman seorang pemimin yang arif dan bijaksana. Sebaliknya Dia akan menjadikan bagi rakyat yang durhaka seorang pemimpin yang&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-06T13:06:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-05-07T06:46:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"310\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"163\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cpiet\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cpiet\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/\",\"name\":\"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1\",\"datePublished\":\"2016-11-06T13:06:10+00:00\",\"dateModified\":\"2020-05-07T06:46:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1\",\"contentUrl\":\"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1\",\"width\":310,\"height\":163},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\",\"name\":\"lutfialfandra.my.id\",\"description\":\"Cuma Blog Biasa\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\",\"name\":\"cpiet\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cpiet\"},\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id","og_description":"Allah adalah Dzat Yang Maha Adil. Dia akan memberikan kepada orang-orang yang beriman seorang pemimin yang arif dan bijaksana. Sebaliknya Dia akan menjadikan bagi rakyat yang durhaka seorang pemimpin yang&hellip;","og_url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/","og_site_name":"lutfialfandra.my.id","article_published_time":"2016-11-06T13:06:10+00:00","article_modified_time":"2020-05-07T06:46:32+00:00","og_image":[{"width":310,"height":163,"url":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1","type":"image\/jpeg"}],"author":"cpiet","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cpiet","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/","name":"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah - lutfialfandra.my.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1","datePublished":"2016-11-06T13:06:10+00:00","dateModified":"2020-05-07T06:46:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1","width":310,"height":163},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2016\/11\/06\/beramar-maruf-nahi-mungkar-kepada-pemerintah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beramar Ma\u2019ruf Nahi Mungkar Kepada Pemerintah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/","name":"lutfialfandra.my.id","description":"Cuma Blog Biasa","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13","name":"cpiet","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","caption":"cpiet"},"url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/blog.lutfialfandra.my.id\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/mencela.jpg?fit=310%2C163&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paOd4r-3p","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=211"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2028,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/211\/revisions\/2028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}