{"id":679,"date":"2014-05-29T06:22:13","date_gmt":"2014-05-29T06:22:13","guid":{"rendered":"http:\/\/ranahdamai.org\/?p=679"},"modified":"2014-05-29T06:22:13","modified_gmt":"2014-05-29T06:22:13","slug":"mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/","title":{"rendered":"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara"},"content":{"rendered":"<p>\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/i0.wp.com\/ranahdamai.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/cerewet1.jpg\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-680\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/ranahdamai.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/cerewet1.jpg?resize=300%2C225\" alt=\"cerewet1\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a>Ketika wanita sudah ngomong panjang lebar dan pria hanya menjawab &#8216;Heemm&#8217;, emosi wanita biasanya langsung naik dan stres karena merasa tidak dianggap atau dihargai. Gejala itu kemudian diberi istilah Guy Attention Deficit Syndrome (GADS) yang membuat pria hanya diam saat wanita bicara.<\/p>\n<p>Komunikasi adalah masalah penting dalam sebuah hubungan.<br \/>\nBanyak wanita yang mengeluhkan pasangan prianya menderita gejala Guy Attention Deficit Syndrome (GADS) karena tidak memberi perhatian atau tanggapan pada saat berkomunikasi dengannya.<\/p>\n<p>Jika Anda sedang berbicara dengan pria dan hanya mendapatkan tanggapan &#8216;Heemm&#8217; tanpa ada kalimat yang terucap dari mulutnya, jangan salahkan pria itu.<br \/>\nPria bukannya tidak mendengar apa yang diucapkan wanita, tapi memang begitulah cara pria mendengar wanita.<\/p>\n<p>Menurut peneliti dari University of Sheffield , Inggris, otak pria tidak akan langsung terhubung pada saat wanita berbicara.<br \/>\nPria dan wanita punya struktur otak yang berbeda dalam mendengarkan sesuatu.<\/p>\n<p>Pria menggunakan bagian otak primitifnya saat memproses suara wanita, yaitu bagian otak yang berfungsi untuk memilih.<br \/>\nJadi bukan karena pria tidak peduli dengan apa yang diucapkan wanita, tapi memang struktur otaknya yang membuat pria lebih lama dalam mencerna omongan wanita.<\/p>\n<p>Peneliti pernah melakukan tes dengan memutarkan rekaman suara wanita dan pria pada sebuah grup pria.<br \/>\nSelama mendengarkan suara rekaman tersebut, otak partisipan di-scan menggunakan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging).<br \/>\nDan hasilnya ternyata pria menggunakan bagian otak yang berbeda saat mendengar suara pria dan wanita.<\/p>\n<p>&#8220;Pria memproses suara wanita di bagian otak yang sama saat mendengarkan musik.<br \/>\nHal ini dikarenakan suara wanita lebih kompleks dan punya kekuatan melodi yang lebih besar.<br \/>\nJadi jika pria mendengar wanita berbicara, ia perlu menganalisisnya lebih lama untuk mengetahui maksud ucapannya,&#8221; ujar seorang peneliti seperti dikutip dari Thirdage, Jumat (11\/12\/2009).<\/p>\n<p>Dengan kata lain, ketika seorang wanita berbicara dan pria tidak menanggapinya, bukan berarti si pria tidak mendengarkan ucapan wanita, tapi ia hanya perlu waktu untuk menerjemahkan bahasa &#8216;melodi&#8217; yang ia tangkap di bagian otaknya yang berbeda.<\/p>\n<p>&#8220;Itulah sebabnya mengapa 5 menit setelah wanita selesai bicara, pria baru mengerti apa yang dibicarakan si wanita,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Jadi jika para wanita mengeluh susah berkomunikasi dengan pria, mungkin riset ini bisa membantu menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi.<\/p>\n<p>Jangan lupa menenangkan hati wanita yang sedang marah atau stres dengan mengatakan, &#8220;Sayang, suara kamu bagaikan musik di telingaku.<br \/>\nBukannya saya tidak mendengarkan ucapanmu, tapi simponi itu membuat saya tidak bisa mendengar kata-katamu,&#8221;\t\t<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika wanita sudah ngomong panjang lebar dan pria hanya menjawab &#8216;Heemm&#8217;, emosi wanita biasanya langsung naik dan stres karena merasa tidak dianggap atau dihargai. Gejala itu kemudian diberi istilah Guy&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":681,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika wanita sudah ngomong panjang lebar dan pria hanya menjawab &#8216;Heemm&#8217;, emosi wanita biasanya langsung naik dan stres karena merasa tidak dianggap atau dihargai. Gejala itu kemudian diberi istilah Guy&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-05-29T06:22:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cpiet\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cpiet\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/\",\"name\":\"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2014-05-29T06:22:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\",\"name\":\"lutfialfandra.my.id\",\"description\":\"Cuma Blog Biasa\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\",\"name\":\"cpiet\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cpiet\"},\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id","og_description":"Ketika wanita sudah ngomong panjang lebar dan pria hanya menjawab &#8216;Heemm&#8217;, emosi wanita biasanya langsung naik dan stres karena merasa tidak dianggap atau dihargai. Gejala itu kemudian diberi istilah Guy&hellip;","og_url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/","og_site_name":"lutfialfandra.my.id","article_published_time":"2014-05-29T06:22:13+00:00","author":"cpiet","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cpiet","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/","name":"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara - lutfialfandra.my.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2014-05-29T06:22:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/29\/mengapa-pria-hanya-diam-saat-wanita-bicara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa Pria Hanya Diam Saat Wanita Bicara"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/","name":"lutfialfandra.my.id","description":"Cuma Blog Biasa","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13","name":"cpiet","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","caption":"cpiet"},"url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paOd4r-aX","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=679"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/679\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}