{"id":76,"date":"2014-05-25T13:38:31","date_gmt":"2014-05-25T13:38:31","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/wordpress\/?p=76"},"modified":"2014-05-25T13:38:31","modified_gmt":"2014-05-25T13:38:31","slug":"andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/","title":{"rendered":"Andaikan kamu ditolak lamaran"},"content":{"rendered":"<div style=\"color: #000000;\" align=\"justify\"><a href=\"https:\/\/i0.wp.com\/ranahdamai.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/lamaran.jpg\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-77 size-medium\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/ranahdamai.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/lamaran-300x199.jpg?resize=300%2C199\" alt=\"lamaran\" width=\"300\" height=\"199\" \/><\/a>Di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang<br \/>\nlelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk &#8216;merebut&#8217;<br \/>\nsang perempuan muda, dari sisinya.&#8221;Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?&#8221; tanya sang setengah baya.<br \/>\n&#8220;Iya, Pak,&#8221; jawab sang muda.<\/p>\n<p>&#8220;Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? &#8221; tanya sang setengah baya<br \/>\nsambil menunjuk si perempuan.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"color: #000000;\" align=\"justify\">&#8220;Ya Pak, sangat mengenalnya, &#8221; jawab sang muda, mencoba meyakinkan.<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak<br \/>\nbisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model<br \/>\nseperti itu!&#8221; balas sang setengah baya.Si pemuda tergagap, &#8220;Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal<br \/>\nsekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Lamaranmu kutolak Itu serasa &#8216;membeli kucing dalam karung&#8217; kan, aku<br \/>\ntakmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya.<br \/>\nJangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?&#8221; balas sang setengah baya,<br \/>\nkeras.<\/p>\n<p>Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang<br \/>\nlelaki muda. Bisiknya, &#8220;Ayah, dia dulu aktivis lho.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Kamu dulu aktivis ya?&#8221; tanya sang setengah baya.<br \/>\n&#8220;Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di<br \/>\nKampus,&#8221; jawab sang muda, percaya diri.<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak.<\/p>\n<p>Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama<br \/>\nistrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo<br \/>\nrumahku ini kan?&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak<br \/>\nyang nggak datang kalau saya suruh berangkat.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok<br \/>\nmau ngatur keluargamu?&#8221;<\/p>\n<p>Sang perempuan membisik lagi, membantu, &#8220;Ayah, dia pinter lho.&#8221;<br \/>\n&#8220;Kamu lulusan mana?&#8221;<br \/>\n&#8220;Saya lulusan Teknik Elektro UGM Pak. UGM itu salah satu kampus<br \/>\nterbaik di Indonesia lho Pak.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM<br \/>\nini tho? Menganggap saya bodoh kan?&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya<br \/>\nsaja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik<br \/>\nanak-anakmu kelak?&#8221;<\/p>\n<p>Bisikan itu datang lagi, &#8220;Ayah dia sudah bekerja lho.&#8221;<br \/>\n&#8220;Jadi kamu sudah bekerja?&#8221;<br \/>\n&#8220;Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera<br \/>\njualan produk saya Pak.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu<br \/>\nnggak bakal sempat memperhatikan keluargamu.&#8221;<br \/>\n&#8220;Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak<br \/>\nterlalu laku.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu,<br \/>\nkalau kerja saja nggak becus begitu?&#8221;<\/p>\n<p>Bisikan kembali, &#8220;Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya.&#8221;<br \/>\n&#8220;Rencananya maharmu apa?&#8221;<br \/>\n&#8220;Seperangkat alat shalat Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf.&#8221;<br \/>\n&#8220;Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan<br \/>\nuang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku.&#8221;<\/p>\n<p>Bisikan, &#8220;Dia jago IT lho Pak&#8221;<br \/>\n&#8220;Kamu bisa apa itu, internet?&#8221;<br \/>\n&#8220;Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak<br \/>\nsaya nge-net.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan<br \/>\nanggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata.&#8221;<br \/>\n&#8220;Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter,<br \/>\nYoutube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu.&#8221;<\/p>\n<p>Bisikan, &#8220;Tapi Ayah&#8230;&#8221;<br \/>\n&#8220;Kamu kesini tadi naik apa?&#8221;<br \/>\n&#8220;Mobil Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya<br \/>\nRiya&#8217;. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik.&#8221;<br \/>\n&#8220;Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini<br \/>\nnamanya payah. Memangnya anakku supir?&#8221;<\/p>\n<p>Bisikan, &#8220;Ayahh..&#8221;<br \/>\n&#8220;Kamu merasa ganteng ya?&#8221;<br \/>\n&#8220;Nggak Pak. Biasa saja kok&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang<br \/>\ncantik ini.&#8221;<br \/>\n&#8220;Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak.&#8221;<br \/>\n&#8220;Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!&#8221;<\/p>\n<p>Sang perempuan kini berkaca-kaca, &#8220;Ayah, tak bisakah engkau tanyakan<br \/>\nsoal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?&#8221;<br \/>\nSang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang<br \/>\nmuda yang sudah menyerah pasrah.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"color: #000000;\" align=\"justify\">&#8220;Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur&#8217;an dan Hadits?&#8221;<br \/>\nSi pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga.<\/div>\n<div style=\"color: #000000;\" align=\"justify\">Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, &#8220;Pak, dari tiga puluh<br \/>\njuz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja.<br \/>\nHadits-pun cuma dari Arba&#8217;in yang terpendek pula.&#8221;<\/div>\n<div style=\"color: #000000;\" align=\"justify\">Sang setengah baya tersenyum, &#8220;Lamaranmu kuterima anak muda.<br \/>\nItu cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja<br \/>\npun, aku masih tertatih.&#8221;Mata sang muda ikut berkaca-kaca.<br \/>\nAlhamdulillah&#8230;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk &#8216;merebut&#8217; sang perempuan muda, dari sisinya.&#8221;Oh, jadi engkau yang akan melamar&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":77,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[11],"class_list":["post-76","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita-unik","tag-lamaran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk &#8216;merebut&#8217; sang perempuan muda, dari sisinya.&#8221;Oh, jadi engkau yang akan melamar&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"lutfialfandra.my.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-05-25T13:38:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cpiet\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cpiet\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/\",\"name\":\"Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2014-05-25T13:38:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Andaikan kamu ditolak lamaran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/\",\"name\":\"lutfialfandra.my.id\",\"description\":\"Cuma Blog Biasa\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13\",\"name\":\"cpiet\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cpiet\"},\"url\":\"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id","og_description":"Di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk &#8216;merebut&#8217; sang perempuan muda, dari sisinya.&#8221;Oh, jadi engkau yang akan melamar&hellip;","og_url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/","og_site_name":"lutfialfandra.my.id","article_published_time":"2014-05-25T13:38:31+00:00","author":"cpiet","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cpiet","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/","name":"Andaikan kamu ditolak lamaran - lutfialfandra.my.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2014-05-25T13:38:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/2014\/05\/25\/andaikan-kamu-ditolak-lamaran-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Andaikan kamu ditolak lamaran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#website","url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/","name":"lutfialfandra.my.id","description":"Cuma Blog Biasa","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/3a2f78c5ab1343aced980f55574aeb13","name":"cpiet","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc11d944829087d2125b5a749728f0a15e545e49ef59e6de18c03bb8cfb5ab9d?s=96&d=mm&r=g","caption":"cpiet"},"url":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/author\/cpiet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/paOd4r-1e","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.lutfialfandra.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}